8 KG UBI PER HARI

Dalam membuat bola ubi kopong, vedro mengaku, harus sangat memerhatikan pemilihan bahan dasarnya, yakni ubi. Kriteria memilih ubi yang baik, menurutnya, salah satunya tidak boleh terlalu basah dan kering. Tak heran, bila hasil bola ubi kopongnya cukup berkualitas. usaha sederhana dengan sentuhan modern yang dirintis pria berusia 22 tahun ini bisa dikatakan cepat meraih sukses. Pasalnya, sejak diperkenalkan kepada publik sejak 7 November 2016, Bobobi kini sudah memiliki 42 cabang, baik di Jakarta maupun kota-kota lain yang tersebar hingga ke Pontianak, Surabaya, Medan, termasuk Depok.

Di cabang Depok misalnya, vedro mampu menghabiskan 8 kg ubi per hari untuk membuat bola ubi kopong warna-warni yang selalu ludes diburu pembeli. vedro membanderol bola ubinya RP 20 ribu per porsi, berisi 10 buah bola ubi yang bisa dicampur warnanya. “Pembeli harus beli per porsi, enggak bisa satuan. Tapi beli setengah porsi juga boleh, harganya Rp 10 ribu dapat 5 buah bola ubi kopong,” kata vedro. Bagi Sajiers yang sedang melintas atau berada di kawasan daerah Depok dan penasaran ingin mencicipi bola ubi kopong 3 warna di kedai Bobobi milik vedro, bisa mampir mulai pukul 17.00-22.00 WIB. Kedainya berada tepat di samping Warunk upNormal, Margonda, Depok. “Semoga Bobobi bisa bertahan lama sebagai street food favorit semua orang,” harap vedro sambil tersenyum.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *