AKAN ADA KELAS BARU

Balap trek lurus bertajuk Drag Bike 201M Trijaya Racing Sumber Production 2018 yang berlangsung di sirkuit Brigif 15 Kujang II Cimahi, Jawa Barat, (14/1) terasa agak berbeda. Pasalnya perhelatan adu kebut balap karapan motor kali ini dikemas dua event sekaligus. Maksudnya, selain memasuki putaran pertama dari rencana lima seri yang akan bergulir, juga sebagai seri pamungkas atau grand final ajang Kejurda Jabar Drag Bike yang baru bisa terlaksana di gelaran ini. “Mestinya final Kejurda yang semuanya ada 3 seri, diadakan pada penghujung tahun kemarin. Namun terbentur dengan jadwal balapan yang cukup padat, sehingga kita satukan pas di event ini.

Intinya kan tetap harus diselenggarakan, supaya kita tahu siapa saja yang berhak menjadi juara umum kejurda Jabar drag bike 2017,” ujar Sumber Agung Rizky penyelenggara balapan dari Sumber Production (SP). Kerjasama apik antara Trijaya Racing dan juga SP ini, mampu sedot animo sebanyak 478 starter terbaik Jabar dan juga ada beberapa nama pembalap lain dari luar daerah yang ikutan hadir. Tentu ini hal yang sangat positif bagi regenerasi dan perkembangan drag bike, termasuk sebagai rangsangan untuk lahirnya dragster beken asal Jabar. Dari ajang club event maupun seri kejurda, para pembalap drag bike yang rata-rata masih berusia muda ini pastinya perlu wadah dalam menyalurkan aspirasi balapnya. Namun bukan cuma sekedar ikutan balap saja, tapi harus jeli juga dalam menyiasati balap yang sekarang ini tentu sudah tidak lagi murah dari segi biaya. Misalnya saja dengan mengikuti kelas yang lebih didominasi oleh para pemula lainnya.

“Untuk kelas pemula khususnya di kejurda sekarang ini baru kelas Sport 2-tak 155 cc Frame Standar Rookies Jabar dan Matik 200 cc Tune up Rookies Jabar. Tentu harus ada lagi kelas pemula lain, yaitu Bebek 4-tak 130 cc Rookies Jabar. Jadi, lebih merata untuk tiap kelasnya,” sebut Arif Ilham, dragster asal Subang yang berhasil merebut juara umum kejurda di kelas rookies alias pemula. Masukkan untuk kelas rookies ini pun dapat respon positif dari IMI Jabar. “Memang rencananya akan ada kelas rookies baru, supaya kelak bisa lebih banyak pembalap pemula yang muncul. Tapi sebelumnya akan kita simpan dulu wacana atau usulan tersebut untuk segera dibahas nanti di rapat dan kelas apa yang sekiranya lebih tepat bagi pemula,” kompak Irvan Octavian dan Andreas, Kabid Roda Dua dan Kabiro Drag Bike IMI Jabar. “Kalo memang akan ada lagi kelas baru bagi pembalap pemula malah semakin bagus, persaingannya pun jadi seru. Apalagi, kelas itu nantinya dapat sebagai acuan untuk terus berprestasi,” kata Asep Permana Sidik atau beken dengan nama Asep Robot juara umum kelas Open dan Ineu Wulan yang berhasil raih juara umum kelas wanita seri kejurda Jabar.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *