Akar Radikalisme Di Indonesia Bag2

Keamanan dan Ketertiban (Pangkopkamtib) Sudomo dan Menteri Agama Alamsjah mengumpulkan sejumlah ulama, cendekiawan, dan pemimpin Islam. Pemerintah memberi penjelasan mengenai latar belakang dan penyelesaian peristiwa pembajakan pesawat Garuda DC-9 Woyla, yang terjadi pada Maret 1981. ”Supaya antara umat Islam dan pemerintah tidak saling mencurigai atau saling memftnah,” ujar Sudomo, menjelaskan tujuan pertemuan. Kala itu ada anggapan bahwa Angkatan Bersenjata Republik Indonesia tidak menghendaki perkembangan Islam. Dia memaparkan kegiatan teror yang terjadi di Tanah Air antara 1976 dan 1981. Pada 1976, pelakunya adalah kelompok H Ismail Pranoto (Hispran), yang menamakan diri Komando Jihad. Teror antara lain berbagai peledakan di Bukittinggi, Padang, dan Medan.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *