Dakwaan Kedua Mantan Presiden

Mantan presiden sekaligus ibu negara Argentina, Cristina Fernandez de Kirchner, kembali didakwa atas tuduhan penipuan dan korupsi proyek publik—dakwaan kedua sejak lengser dari jabatannya tahun lalu. Beberapa mantan anggota kabinetnya ikut terseret pula. Juga Lazaro Baez, pengusaha, kawan karib Cristina dan suaminya, mantan presiden Nestor Kirchner. Mereka dituduh bersekongkol antara 8 Mei dan 9 Desember 2015, dalam 52 proyek di Provinsi Santa Cruz.

Di provinsi itulah Nestor menjadi gubernur selama lebih dari satu dekade sebelum dilantik sebagai Presiden Argentina pada 2003. Hakim federal Julian Ercolini menyatakan perusahaan Baez, yang belum ada sampai Kirchner dilantik, mendapat kontrak senilai US$ 2,97 miliar (sekitar Rp 40 triliun). ”Itu sudah termasuk 15 persen penggelembungan dari nilai asli kontrak,” kata Ercolini, Rabu pekan lalu.

Cristina, yang menjabat selama dua periode, 2007-2015, membantah segala tuduhan. Dia menyebut hal itu sebagai penganiayaan politik dari pesaingnya, Presiden Mauricio Macri. Pada Mei lalu, Cristina juga dituduh memanipulasi bank sentral Argentina untuk mendorong nilai mata uang peso. Dia juga sedang diselidiki dalam beberapa kasus, banyak di antaranya melibatkan Baez, yang telah ditahan pada April lalu karena kasus terpisah.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *