Kiprah Bersejarah

TAHUN ini, Rio Haryanto, 23 tahun, menjadi pembalap Indonesia pertama yang tampil dalam kejuaraan balap mobil Formula 1. Sayang, karena keterbatasan dana, kiprahnya di tim Manor Racing berakhir dini. Pembalap kelahiran Surakarta ini hanya bisa melunasi 8 juta euro dari kewajiban sebesar 15 juta euro kepada tim itu. Walhasil, Rio hanya bisa ikut balapan jet darat itu selama setengah musim. Aksinya menggeber MRT05 terhenti di seri ke-12 Grand Prix Jerman, 31 Juli lalu. Tahun depan, Rio berharap bisa kembali melaju di sirkuit F1.

Menuju Juara Dunia

DAUD Yordan, 29 tahun, menjadi satu-satunya duta tinju Indonesia di level internasional setelah seniornya, Chris John, pensiun. Ia merebut gelar juara kelas ringan internasional Asosiasi Tinju Dunia (WBA) pada 4 Juni lalu dengan mengalahkan petinju Argentina, Cristian Rafael Coria, di Montevideo, Uruguay. Petinju asal Kalimantan Barat ini terus berjuang mengulang prestasi terbaiknya, yakni menjadi juara dunia kelas ringan Organisasi Tinju Internasional (IBO) pada 2013. Ia berencana naik ring awal tahun depan untuk memperebutkan gelar juara dunia kelas ringan Badan Tinju Dunia (WBC) atau kelas super ringan WBA.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *