Sebagai orangtua yang bijak, tentu kita mempertimbangkan untung-rugi setiap tindakan terhadap buah hati. Ada tiga faktor yang saling memengaruhi timbulnya penyakit: individu yang rentan/ host, kuman yang virulen/berbahaya (agen), dan lingkungan yang kurang kondusif. Seandainya bayi sedang dalam kondisi sehat pun, datangnya ancaman dari kuman adalah di luar kuasa manusia.

Baca juga : Beasiswa s2 Jerman

Meskipun belum tentu cuaca dingin dan lembap akan berdampak buruk, tidak ada salahnya mengantisipasi dengan tetap menjaga bayi berada di dalam ruangan yang hangat. Bolehkah kalau malam, bayi dipakaikan popok sekali pakai supaya tidurnya nyenyak? Boleh saja memakaikan diaper pada bayi saat malam hari. Pilih diaper yang baik mutunya sehingga bisa membantu bayi tidur nyenyak.

Mama perlu tahu, tidur nyenyak penting bagi bayi untuk menjamin kerja hormon pertumbuhannya. Perlukah bayi mandi dua kali sehari? Bagaimana bila cuacanya sedang dingin? Kekerapan mandi bayi bergantung pada musim dan aktivitasnya. Di musim penghujan udara cukup dingin, mungkin akan lebih nyaman jika bayi mandi satu kali sehari, dengan air hangat. Saat musim kemarau bayi lebih banyak berkeringat, mandikan ia dua kali sehari, sambil dibersihkan tubuhnya guna mencegah biang keringat dan gangguan gatal-gatal di kulit.

Waktu mandi disesuaikan dengan kemampuan Mama atau peng asuh. Ambil waktu yang cukup luang sehingga proses mandi berlangsung leluasa tidak terburu-buru. Mengapa jika melihat bayi saya menangis, saya jadi ikut menangis, terutama di malam hari? Lo, apa iya, Ma? Secara teoritis belum ada jawab an ilmiah yang bisa menjadi dasar. Namun bisa jadi, proses persalinan dan menyusui nyatanyata membuat Mama memiliki hormon “cinta” berlimpah, yang dikenal dengan hormon oksitosin. Hormon ini mengubah Mama menjadi lebih peka terhadap tangisan bayi.

Secara tak langsung hal itu juga berimbas pada Papa. Kepekaan ini sangat penting untuk mengasah insting keibuan dalam merespons keinginan bayi. Namun seorang Mama wajib mengenali dan berusaha mengendalikan stres yang dialami pascapersalinan, agar dapat lebih fokus pada kebutuhan bayi yang dikomunikasikan dalam bentuk tangisan.

Mama tak perlu terlarut ikut menangis. Di sini Papa juga berperan dapat mengurangi rasa frustrasi Mama, baik mama baru maupun mama dengan anak ke dua, ketiga, dan seterusnya sama-sama mengalami kebahagian sekaligus menghadapi kerepotan yang unik. Kerja sama yang kompak, selain mempererat ikatan batin suami-istri juga sa ngat bermanfaat memperkuat emosi Mama dalam pengasuhan bayi.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *