Netanyahu Dicap Gagal

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu murka. Tak hanya lantaran Amerika Serikat memuluskan resolusi yang me ngecam pembangunan permukiman ilegalnya di wilayah pendudukan Palestina. Presiden Barack Obama juga berusaha mendesakkan proses perdamaian Timur Tengah lewat pidato yang dibacakan Menteri Luar Negeri John Kerry, Rabu pekan lalu. Netanyahu gundah.

Dari lolosnya Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan BangsaBangsa nomor 2334 itu saja, Netanyahu mendapat kritik keras dari oposisi serta koalisinya sendiri. Oposisi Zionist Union menuduh Netanyahu gagal dan membuat Israel kian lemah. Pemimpin oposisi Isaac Herzog bahkan menyebut lolosnya resolusi itu memperkuat gerakan boikot melawan Israel. ”Fenomena ini terus tumbuh, dan negara-negara penting ikut bergabung, seperti sekutu kita, Amerika, bersama Jerman, Prancis, Rusia, Cina, dan negara lain di dunia,” kata Herzog seperti dilansir Jerusalem Post, Rabu pekan lalu.

Dia juga menyebut resolusi itu seharusnya bisa dicegah. Hanya empat pekan sebelum pelantikannya, Donald Trump memperlihatkan dukungannya terhadap Israel, termasuk mendukung rencana pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat ke Yerusalem. Netanyahu menyebut Trump sahabat sejati Israel. Sementara Obama sendiri mencoba membangkitkan kembali proses perdamaian Israel-Palestina pada sisa masa pemerintahannya, Netanyahu berencana membangun 618 permukiman baru di wilayah pendudukan Palestina.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *