Seperti telah disampaikan di edisi sebelumnya, kali ini kami menyampaikan tutorial pijat pascabersalin yang bisa dilakukan Papa untuk Mama. Gampang, kok! Sebaiknya pijat pascabersalin dilakukan setiap hari atau paling tidak seminggu lima kali selama 40 hari. Dengan begitu, proses pemulihan Mama bisa lebih cepat dan Mama happy mengurus si kecil. Sebelum dipijat, Mama baiknya mandi terlebih dahulu supaya bersih dan segar.

Baca juga : ausbildung jerman

Dipijat bisa membuat kantuk hingga tertidur. Jadi memijat Mama sebaiknya dilakukan di malam hari menjelang tidur. Pas, kan, saat ini pun Papa sudah berada di rumah. Setelah mandi, kenakan pakaian longgar yang nyaman atau cukup menggunakan kain, bisa juga selimut. Sebelum memijat, siapkan dulu baby oil atau minyak zaitun untuk melancarkan pijatan di kulit. Usai dipijat, jangan mandi ya, Ma. Cukup keringkan tubuh dengan handuk, lalu berangkat tidur. Jika langsung mandi, air dingin dikhawatirkan akan terjadi syok pada otot-otot, kulit, dan tubuh Mama.

Pasalnya, usai dipijat, badan akan hangat dan otot-otot mengendur. Terkena air dingin akan membuat tubuh mendadak menjadi dingin dan otot berkontraksi. GERAKAN PIJAT PASCABERSALIN NORMAL Mama yang bersalin per vaginam (normal) dan sehat, sepulang dari tempat bersalin bisa segera mendapatkan treatment pijat pascabersalin. Untuk setiap tahapan memijat, baiknya lakukan berulang-ulang hingga terasa bagian tubuh yang dipijat itu relaks. Biasanya dibutuhkan waktu satu menit atau lebih. Lakukan gerakan memijat seperti pada foto, ya, Pa. A. POSISI TENGKURAP 1. Memijat bagian kaki.

Lalukan pijatan pada telapak kaki kanan dan kiri bergantian dengan lembut. Kemudian, lakukan pijatan dengan menekan telapak kaki Mama menggunakan kedua ibu jari Papa, bergantian pada kedua telapak kaki mama. 2. Memijat betis. Gerakan memijat ke samping kanan dan kiri betis Mama, lalu ke atas dan ke bawah, dari batas mata kaki hingga batas atas betis, belakang lutut. 3. Memijat paha. Gerakan memijat ke ke atas hingga batas bokong dan ke bawah hingga batas belakang lutut.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *