Untuk mempercepat proses produksi mobilnya, Proton kini telah mendi gitalisasi seluruh proses kerja di pabriknya. Mulai dari pembuatan sketsa desain eksterior bodi mobil, hingga membantu pengambilan keputusan, mobil dengan warna apa saja yang akan diproduksi. “Dengan proses digitalsasi dari awal, kami menghemat biaya dan waktu pembuatan hingga 65%,” jelas Azlan Bin Othman, Chief Designer, Perusahaan Otomobil Nasional (Petronas), Malaysia. Dalam diagram yang ditampilkan Azlan terlihat bahwa tanpa digitalisasi pembuatan mobil sebelumnya menghabiskan waktu 270 hari dan biaya RM450.000.

Baca juga : Net89

“Jika sketsa dibuat dengan pena, tidak akan berarti apa­apa bagi pembuat desain 3Dnya. Kita harus mendigitalisasikannya dulu. Jika sketsa langsung dibuat dalam bentuk digital, bisa langsung dioper ke perancang 3D dengan akurasi yang lebih baik,” terang Azlan. Digitalisasi lewat Autodesk Alias Studio digunakan disemua lini perancangan, baik eksterior, interior, hingga komponen. Setelah semua dibuat digital, waktu perancangan mobil berkurang menjadi sekitar 23 hari dan biayanya berkurang jadi RM112500.

“Dengan software Autodesk, kita bahkan bisa langsung melihat warna apa yang paling cocok untuk diproduksi, tidak perlu membuat dan mengecat prototipenya satu persatu untuk melihat warna terbaik…Warna yang dihasilkan dilayar pun sesuai ketika diterapkan pada produk,” ujar Azlan meyakinkan.

Mencari identitas

Pria yang sudah 18 tahun bekerja di Proton ini menyampaikan ada empat tahap perancangan mobil seperti disampaikan Prof. Young Ki Kim dari Universitas Ihwa, Korea Selatan, dalam teorinya. Tahap pertama Fase Following Design dengan menyontek rancangan mobil orang lain. Selanjutnya adalah fase Good Design, disini perusahaan otomotif mulai menyesuaikan produknya dengan standar global.

Fase Identitiy Design ini adalah masa dimana perusahaan otomotif mulai membedakan produknya dari yang ada di pasar. Fase tertinggi adalah Native Design dimana perusahaan otomotif itu sudah punya national premium value alias punya identitas. “Fase teratas ini semisal mobil Jerman sudah terkenal dengan kualitasnya. Mobil Jepang terkenal karena efisiensinya. Proton saya kira sudah berada di fase mulai mencari identitas. Nantinya kita ingin produk Proton dikenal berkualitas, irit, dan terjangkau,” paparnya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *